Agus-Daryanto resmi jadi Cabup-Cawabup terpilih

SRAGEN ONLINE > Pasangan Agus Fatchurrahman-Daryanto (ADA) resmi ditetapkan sebagai calon bupati (Cabup)-calon wakil bupati (Cawabup) terpilih periode 2011-2016 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen, Selasa (22/3/2011).


Keputusan KPU tersebut disampaikan dalam rapat pleno terbuka di Kantor KPU Sragen. Rekapitulasi final penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen yang tertuang dalam berita acara di KPU menunjukkan pasangan ADA mengantongi suara terbanyak, yakni 265.648 suara atau 50,66%.

Pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Darmawan (Yuda) menyusul dengan 231.844 suara atau 44,22%. Kemudian pasangan Wiyono-Dariyanto (Noto) berada diurutan selanjutnya dengan 11.603 suara atau 2,21%, pasangan Danang Wijaya-Sumiyarno (Damar) dengan 10.146 suara atau 1,94% dan terakhir pasangan Sularno-Kushardjono (Laku) dengan 5.100 suara atau 0,97%.

Proses rekapitulasi tersebut dihadiri langsung Agus Fatchurrahman dan Daryanto. Mereka diantar ratusan massa pendukung dengan menggelar konvoi kendaraan bermotor dari Kuwungsari ke Nglorog dan ke KPUSragen. Sejumlah aparat Polres Sragen dibantu pasukan Brimob PoldaJateng menyeterilkan Kantor KPU Sragen. Jalan masuk ke Kantor KPUdiblokade dengan kendaraan polisi. Massa konvoi dilarang masuk kawasan KPU radius 100 meter.

Saksi yang hadir pun hanya dari pasangan ADA dan Yuda. Eko Wijiyono ditunjuk sebagai saksi pasangan ADA. Pimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sragen Laksana AR hadir menjadi saksi dari pasangan Yuda. Tiga pasang Cabup-Cawabup tidak mengirimkan saksi satu pun.Pukulan palu tiga kali terdengar. Ketua KPU Agus Riwanto membuka rapat pleno. Kotak suara yang berisi rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat PPK dibuka satu per satu. Anggota KPU membacakan rekapitulasi tingkat PPK per kecamatan.

“Tidak hadirnya saksi dari tiga pasangan calon tidak berpengaruh pada hasil keputusan KPU. Dalam aturan kehadiran saksi tidak bersifat wajib. Jadi keputusan KPU tentang pasangan ADA menjadi Cabup-Cawabup terpilih tetap sah,” ujar Ketua KPU Sragen Agus Riwanto.

selengkapnya»

Hari ini, KPU tetapkan Cabup-Cawabup terpilih

SRAGEN ONLINE > Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen bakal menetapkan calon bupati (Cabup)-calon wakil bupati (Cawabup) terpilih berdasarkan hasil rekapitulasi akhir yang digelar Selasa (22/3) ini di Kantor KPU Sragen. Cabup-Cawabup terpilih bakal dilantik pada 5 Mei mendatang di Gedung DPRD Sragen.


Ketua KPU Sragen, Agus Riwanto, saat dijumpai wartawan, Senin (21/3), menerangkan semua kotak suara yang berisi hasil penghitungan sementara di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) bakal dikirim ke KPU paling lambat hari ini. Menurut dia, sebanyak 17 kotak suara dari 17 kecamatan sudah diterima KPU hingga pukul 12.00 WIB. Tinggal tiga kecamatan yang belum menyerahkan hasil penghitungan sementara.

“Tiga PPK yang belum menyerahkan hasil penghitungan suara sementara berasal dari Kecamatan Masaran, Miri dan Tangen. Mudah-mudahan hingga sore nanti (kemarin-red) tiga PPK itu sudah menyerahkan hasil penghitungan mereka ke KPU,” ujar Agus.

Pada hari yang sama KPU telah mengirimkan undangan kepada masing-masing pasangan Cabup-Cawabup agar mengirimkan saksi untuk mengawasi proses rekapitulasi di KPU. Agus mengatakan proses
rekapitulasi dilakukan secara terbuka. KPU tidak mengundang pihak lain dalam rapat pleno itu, seperti unsur Muspida dan sebagainya.

Setelah rekapitulasi selesai dan diterima saksi, selanjutnya KPU menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara. Berdasarkan hasil rekapitulasi itu, KPU menetapkan berita acara penetapan calon
terpilih. Berita acara itu kemudian dikirimkan ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai acuan panitera MK jika ada gugatan masuk.

“Kami memberikan kesempatan selama tiga hari bagi calon yang tidak terima dengan keputusan KPU untuk melakukan gugatan secara hukum. Tiga hari itu terhitung sejak KPU menetapkan calon terpilih, yakni mulai Rabu-Jumat. Pada Jumat itu, MK mengirimkan surat keterangan tentang ada atau tidak adanya gugatan calon. Setelah itu, KPU baru mengirimkan surat ke DPRD Sragen untuk proses pelantikan.” tegasnya.

selengkapnya»

Tertipu tim siluman, kader Noto klarifikasi ke rumah Wiyono

SRAGEN ONLINE > Sejumlah kader pasangan Wiyono-Dariyanto (Noto) tertipu dengan tim siluman yang mengatasnamakan tim pemenangan Noto menjelang hari H pemungutan suara.

Tim silmuan tersebut meminta koordinator desa (Kordes) dan koordinator kecamatan (Korcam) Tim Noto untuk mendata massa Noto dan menjanjikan uang Rp 100.000/orang.

Sejumlah Kordes dan Korcam dari tiga kecamatan, yakni Gondang, Sambirejo dan Sambungmacan mendatangi rumah mantan calon bupati Wiyono di Desa Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Senin (21/3). Mereka meminta kejelasan tentang janji uang Rp 100.000/orang dengan mengatasnamakan Tim Noto. Kedatangan enam orang perwakilan Kordes dan Korcam dari tiga kecamatan diterima langsung Wiyono.

Kordes asal Sambungmacan, Hadi Mulyo, saat dijumpai wartawan di kediaman Wiyono, mengaku tidak berani pulang ke rumah selama empat hari karena sering ditagih janji warga setempat.

“Tim siluman itu menjanjikan uang Rp 100.000 per gundul, entah menang atau kalah. Makanya sampai sekarang warga masih mengejar-ngejar saya terus. Saking didesak warga, saya tidak berani pulang,” ujarnya.

Senada disampaikan Kisutris AKS yang juga datang ke rumah Wiyono bersama Hadi. Dia mengaku telah mendata sebanyak 11.000 orang di sejumlah desa di tiga kecamatan itu. Untuk kebutuhan pendataan dan sebagainya, Kisutris mengaku telah menghabiskan uang pribadi senilai Rp 5 jutaan.

“Kami datang ke rumah Pak Wiyono ini bukan untuk meminta ganti rugi. Tetapi ingin meminta kejelasan tentang janji itu. Kami meminta kepada aparat yang berwenang untuk menindak tegas tim siluman itu karena sudah meresahkan masyarakat. Kami juga meminta segala bentuk politik uang dibersihkan dari Bumi Sukowati,” tegasnya.

Mantan Cabup Wiyono menyatakan tidak tahu menahu tentang tim siluman. Dia menegaskan tidak pernah menjanjikan apa pun kepada warga pendukung Noto.

“Saya juga tidak pernah menjanjikan uang Rp 100.000/orang. Ulah tim siluman itu justru merugikan nama baik saya. Saya tidak kenal siapa tim siluman itu. Ulah tim siluman itu yang menjadi penyebab kekalahan saya. Massa saya itu sampai 300.000 orang yang mengendap di bawah. Rencana bakal saya munculkan ketika hari H. Tapi malah dimanfaatkan tim lawan dengan munculkan rumor janji-janji itu,” paparnya.

Wiyono mengungkapkan munculnya tim siluman berasal dari tim lawan. Dia berharap masyarakat tidak usah resah dan diharapkan tidak mendesak Korcam dan Kordes Noto yang menjadi korban penipuan tim siluman itu.

“Kami berencana akan membawa perkara ini ke ranah hukum dengan melaporkan ke lembaga yang berwenang,” tegas Wiyono.

selengkapnya»

Perolehan suara sementara Pilkada Sragen 2011

Perolehan Suara Sementara Pilkada Sragen 2011 Ini Di Kutip Dari PDE SRAGEN.

Nama Pasangan | SUARA SAH | Presentase

1. NOTO #| 11.183 #| 2.14 %

2. LAKU #| 5.115 #| 0.98 %

3. DAMAR #| 10.163 #| 1.95 %

4. YUDA #| 230.197 #| 44,14 %

5. ADA #| 264.809 #| 50,78 %

1.607 TPS dari 1.616 TPS yang ada (99.44%)
Sumber: PDE Sragen

selengkapnya»

Tsunami Landa Jepang, Miyabi Hilang?

Bintang film hot terkemuka asal Jepang, Maria Ozawa alias Miyabi, tidak diketahui keberadaannya setelah Jepang dilanda gempa bumi dan tsunami Jumat kemarin. Produser film yang pernah dibintangi Miyabi di Indonesia masih sulit menghubungi dia.





"Saya dengar kabar tentang hilangnya Miyabi jam tiga sore Jumat kemarin. Saya kontak manajemen Miyabi, tapi belum bisa saat ini. Saya terus SMS, saya dapat kabar dari teman saya, Miyabi belum ditemukan. Terus terang saya sangat khawatir sekali," ujar Ody Mulya, produser Maxima Pictures, saat dihubungi VIVAnews, Sabtu 12 Maret 2011.

Ody mengaku prihatin dengan bencana yang menimpa Jepang saat ini, dirinya juga berharap tidak ada apa apa dengan artis favoritnya tersebut. "Saya sudah SMS dan email ke akun Facebook Miyabi, tapi belum ada balasan. Saya berharap Miyabi baik-baik saja, saya akan coba terus kontak pihak sana,"ujar Ody.

Dia mengungkapkan bahwa aktris berusia 25 tahun itu akan kembali bermain dalam dua film baru dan telah mengikat kontrak. "Dia akan syuting pertengahan tahun ini, jadi saya banyak doa dan berharap tidak terjadi apa apa pada Miyabi," ujar Ody.

Memulai karir film di usia belia, Miyabi telah membintangi dua film di Indonesia garapan Maxima Production, yaitu "Menculik Miyabi" dan "Hantu Tanah Kusir."

Sumber Berita >> VIVA News

selengkapnya»

Siswa SMKN 1 Plupuh juarai English Speech Contest

Uswatun Khasanah, siswi kelas XI SMKN 1 Plupuh, menjadi Juara I English Speech Contest tingkat SMA/MA/SMK se-Kabupaten Sragen yang di gelar di sekolah setempat, Sabtu (12/3/2011). Juara II dan juara III lomba itu masing-masing diraih siswa dari SMKN 1 Sragen dan SMAN SBBS Sragen.

Kepala SMKN 1 Plupuh, Firdaus, kepada Solopos.com, Minggu (13/3), menyampaikan lomba itu dibuka oleh Kabid SMA dan SMK Dinas Pendidikan Sragen, Wahyono. Firdaus merasa sangat bangga dengan raihan prestasi siswanya. Ia berharap prestasi itu mampu menjadi motivasi, khususnya bagi yang bersangkutan dan umumnya bagi seluruh siswa agar selalu belajar Bahasa Inggris.

Menurutnya, Bahasa Inggris sangat penting dipelajari siswa demi kepentingan masa depan. “Diharapkan siswa yang berprestasi dalam ajang tersebut dapat mewakili Sragen melaju ke lomba serupa tingkat provinsi,” terangnya.

selengkapnya»

Dua pejabat pinjam duit di BPR/BKK hingga Rp 14 M

Sragen (Espos)
Rekening sejumlah pejabat di Bank Perkreditan Rakyat/Bank Kredit Kecamatan (BPR/BKK) Karangmalang mulai disorot.
Ketua Fraksi Karya Nasional (FKN) DPRD Sragen Bambang Widjo Purwanto menelanjangi rekening pejabat di BPR Djoko Tingkir Sragen yang dinilai bermasalah. Bambang menduga ada dua pejabat yang memiliki pinjaman atas nama pribadi dengan agunan sertifikat deposito pemerintah daerah (Pemda) atas nama Bupati Sragen QQ Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) yang kini bernama Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) sejak tahun 2008.

Dugaan legislator asal Gondang tersebut didasarkan pada Laporan Hasil Pemeriksaan Umum (LHPU) Bank Indonesia (BI) Solo tertanggal 30 Juni 2010. Bambang menyebut dua pejabat itu memiliki pinjaman atas nama pribadi senilai Rp 6,75 miliar plus Rp 7,25 miliar sehingga totalnya Rp 14 miliar.

selengkapnya»

Jennifer 'Bachdim' Kurniawan Suka Mobil Besar

Siapa yang tidak mengenal sosok Jennifer Kurniawan, model yang juga kekasih pesepakbola Irfan Bachdim. Jennifer ternyata suka yang besar-besar. Lho?


Tenang dulu, maksudnya, Jennifer menyukai mobil berukuran besar. Wanita cantik ini mengaku kalau kegagahan mobil berukurna besar khususnya Sport Utility Vehicle (SUV) kerap kali membuatnya jatuh cinta.

Hal ini yang diungkapkan Jennifer di sela-sela kunjungannya ke markas detik.com, Senin (14/3/2011). "Saya menyukai mobil, khususnya mobil SUV," ujar Jennifer sambil tersenyum.

Selain itu, Jennifer yang mengenakan celana pendek dan atasan merah ditutupi dengan blazer berwarna coklat menggoda juga mengungkapkan bahwa kendaraan miliknya di Belanda adalah Chevrolet Captiva. "Saya juga suka Jeep, Audi, dan BMW X5," ujarnya.

Apa alasan Jennifer menyenangi SUV? "Karena ini lebih aman dan memiliki ruang yang lebih besar, sehingga semuanya bisa ikut bersama saya," kata Jeniffer.

Sementara ketika disinggung mengenai kendaraan roda dua alias motor, Jennifer enggan menaikinya. Apalagi alasannya kalau bukan masalah keamanan. Jennifer mengaku lebih menyukai mengendarai kendaraan roda empat atau mobil, karena memiliki keamanan yang lebih baik dari pada sepeda motor.

selengkapnya»

Harga iPad Bakal Turun 100 Dollar AS

Apple telah memperkenalkan iPad 2, Rabu (2/3/2011). Seri terbaru tablet produksi Apple itu akan mulai dijual di Amerika Serikat pada 11 Maret mendatang dan di 26 negara lain mulai 25 Maret.

Beberapa keunggulan utama iPad 2 adalah lebih tipis dibandingkan iPhone 4 dan dua kali lebih cepat dari iPad sebelumnya. Selain itu, juga memiliki kamera, memiliki pilihan warna hitam dan putih, serta harga yang sama dengan iPad sebelumnya.
Sebagai konsekuensi dari peluncuran iPad 2, maka harga iPad seri sebelumnya akan jatuh. Menurut situs Dallas Morning News, dari 499 dollar AS, harga iPad kini turun 100 dollar AS menjadi 399 dollar AS. Harga tersebut memang tak murah, tetapi setidaknya banyak orang senang dengan penurunannya.

Sementara iPad 2 diluncurkan, sebenarnya Apple juga telah merencanakan peluncuran iPad 3. Diprediksikan iPad 3 akan diluncurkan musim gugur ini pada bulan September, alias hanya 6 bulan dari sekarang.

Kapan pun iPad 3 diluncurkan, harga iPad dan iPad 2 nantinya diharapkan turun. Beberapa orang mengatakan, pada saat itu harga iPad pertama mungkin sudah bisa menjadi 199 dollar AS, turun 300 dollar AS dari sekarang.

Jika prediksi itu benar, mungkin iPad akan menjadi lebih bisa dijangkau pada akhir tahun ini. Nah, apakah Anda termasuk orang yang menunggu jatuhnya harga iPad?

selengkapnya»

Masjid Agung Jawa Tengah

Bila Anda berkunjung ke Semarang, sempatkanlah untuk mampir di Masjid Agung Jawa Tengah yang terkenal dengan keindahan arsitektur dan kemegahannya. Berada di Jalan Gajah Raya, tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Masjid fenomenal yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 November 2006 ini mulai dibangun pada 2001 dan mampu menampung tak kurang dari 15 ribu orang. Saat diresmikan, Presiden SBY menandatangani batu prasasti setinggi 3,2 m dan berat 7,8 ton yang terletak di depan masjid. Prasasti terbuat dari batu alam yang berasal dari lereng Gunung Merapi.


Kompleks masjid terdiri dari bangunan utama seluas 7.669 m2 dan halaman seluas 7.500 m2. Paduan unik arsitektur Jawa, Timur Tengah dan Roma tergambar apik dari masjid yang juga merupakan obyek wisata terpadu pendidikan, religi, pusat pendidikan, dan pusat aktivitas syiar Islam. Lihat saja ornamen pada bagian dasar tiang masjid menggunakan motif batik seperti tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan.

Ada enam payung hidrolik raksasa yang dapat membuka dan menutup secara otomatis, mengadopsi dari Masjid Nabawi di Kota Madinah. Ketika payung di halaman masjid dikembangkan, maka akan dapat menampung jamaah lebih banyak lagi, setidaknya lebih separuh dari kapasitas masjid. Pada dinding-dinding masjid tertera kaligrafi yang terukir indah. Ornamen-ornamen bernuansa arsitektur Italia terasa pula sentuhannya di beberapa bagian masjid. Bangunan utamanya beratapkan kubah besar, dilengkapi di bagian luarnya empat minaret (menara) yang runcing menjulang ke langit


Sebuah replika beduk raksasa buatan para santri Pesantren Alfalah Mangunsari, Jatilawang, Banyumas, Jawa Barat juga menghiasi masjid. Tidak hanya itu, Anda juga bisa menemukan Quran raksasa (Mushaf Al Akbar) berukuran 145 x 95 cm tulisan tangan karya Hayatuddin, seorang penulis kaligrafi dari Universitas Sains dan Ilmu Al-qur`an dari Wonosobo, Jawa Tengah.

Di sekeliling masjid terdapat bangunan pendukung lainnya, di antaranya: auditorium di sisi sayap kanan masjid yang dapat menampung kurang lebih 2000 orang. Auditorium ini biasanya digunakan untuk acara pameran, pernikahan dan kegiatan-kegiatan lainnya. Sayap kiri masjid terdapat perpustakaan dan ruang perkantoran yang disewakan untuk umum. Selain itu, terdapat juga berbagai macam sarana hiburan seperti air mancur, arena bermain anak-anak, dan kereta kelinci yang dapat mengantarkan pengunjung berputar mengelilingi kompleks masjid.

Ceppi PrihadiSalah satu yang istimewa dari masjid ini adalah Menara Asmaul Husna (Al Husna Tower) dengan ketinggian 99 m. Menara dapat dilihat dari radius 5 km, terletak di pojok barat daya masjid. Di menara ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan Kota Semarang termasuk lalu lalang kapal yang melintas maupun berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas melalui teropong pandang yang tersedia. Oh ya, bila Anda ingin menggunakan teropong ini mesti membayar sewa Rp 5000. Sedangkan untuk naik ke Menara, dikenakan tiket Rp 3000/orang (antara jam 08.00-17.30) dan naik menjadi Rp 4000/orang (jam 17.30-21.00). Di menara ini, tepatnya di lantai 18 juga dilengkapi Cafe Muslim. Yang menarik adalah lantai kafe itu bisa berputar 360 derajat selama 15 menit sehingga Anda bisa menikmati ragam pesona Kota Semarang dari ketinggian sembari menyantap makanan.

Untuk memasuki area masjid indah ini sama sekali tidak dikenakan biaya. Silakan menikmati eksotisme masjid kebanggaan masyarakat Jawa Tengah ini dengan menjelajahi setiap sudutnya. Anda akan melewati gerbang megah bernama Al Qanathir. Pintu gerbang itu memiliki 25 tiang sebagai simbolisasi jumlah nabi dalam Islam sebagai pembimbing umat. Pada pintu gerbang, terdapat ukiran kaligrafi Iafaz dua kalimat syahadat.

Untuk sampai ke masjid, hanya dibutuhkan waktu tempuh sekitar 15 menit dari alun-alun Kota Semarang. Jika mengendarai sepeda motor berkecepatan antara 40-60 km/jam, Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Atau Jaraknya sekitar 800 meter dari Jalan Arteri Soekarno-Hatta yang merupakan jalan protokol.

Selamat berwisata religi ke Masjid Agung Jawa Tengah!

selengkapnya»

Alasan Data Center Harus di Indonesia Agak Naif

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah setidaknya punya dua alasan kenapa memaksa Research In Motion (RIM) memasang data center di Indonesia. Pertama, untuk memudahkan aparat berwenang menyadap informasi dalam rangka penegakan hukum. Kedua, menghemat bandwidth internet internasional.

Namun, pengamat teknologi informasi Onno W Purbo, punya pandangan berbeda. Alasan-alasan tersebut dinilainya tidak kuat. Menurutnya, lokasi server baru berpengaruh pada konsumsi bandwidth internet jika trafiknya bisa dialihkan ke dalam negeri.

"Mau server RIM di Indonesia yang diakses tetap aja Yahoo.com, Gmail.com, ya tetap aja traffic-nya ke Internasional. Kalau mau murah yang dipindah bukan server RIM. Yang dipindah ya server Yahoo.com, Gmail.com, Youtube.com, Facebook.com, Rapidshare.com, dll. Nah itu baru bisa bikin Internet murah. Kalau RIM aja yang dipindah sih gak ngefek banyak lah," kata Onno dalam wawancara virtual yang dilansir halaman Wiki Open Source Telkom Speedy.

Soal lokasi data center di Indonesia bisa mempermudah aparat berwenang melakukan penyadapan dan mencari informasi demi penegakan hukum, menurut Onno pun tidak berkorelasi langsung. Kecuali, pemerintah sudah punya kebijakan yang bisa memaksa RIM memberikan akses penuh ke data-data komunikasi yang diinginkan.

"Hehehe... Ini juga agak naif sebenernya. Bagi kita yang ada di dunia komputer/internet, lokasi server gak penting. Yang penting kita dikasih username & password buat akses ke server. Jadi kalau server ada di Indonesia tapi kita tidak dikasih username & password buat akses ya sama juga bohong. Tapi, walaupun server ada di Kanada tapi kita dikasih username & password buat akses ya bisa diakses," jelas Onno.

Jadi, menurutnya aneh jika pemerintah memaksa RIM memindahkan server ke Indonesia cuma gara-gara mau melakukan sniffing atau penyadapan. Kalau tujuannya kelak meminta akses penuh kepada RIM untuk mengakses data-data pengguna yang selama ini terlindungi enkripsi, pemerintah pun tidak boleh tebang pilih. Penyedia layanan komunikasi lain juga harus diminta seperti Facebook, Yahoo, Gmail, dan lainnya. Tapi mungkinkah?

Source : id.yahoo.com

selengkapnya»

Pilkada Sragen, KPU cek kesehatan lima pasang calon

Sragen (Espos)--Lima pasang calon bupati (Cabup)-calon wakil bupati (Cawabup) mengikuti general check up di RSUD Sragen, Rabu (12/1).

Tes kesehatan tersebut difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sragen sebagai persyaratan wajib bagi pasangan Cabup-Cawabup. Tes kesehatan fisik dilaksanakan Rabu dengan 10-11 jenis pemeriksaan medis. Sedangkan tes kesehatan jiwa bakal dilaksanakan Kamis (13/1) ini.

Kelima Cabup-Cawabup yang mengikuti tes kesehatan itu antara lain pasangan Kusdinar Untung Yundi Sukowati-Darmawan Minto Basuki (Yuda), pasangan Agus Fatchurrahman-Daryawnato (ADA), pasangan Wiyono-Darriyanto (Noto), pasangan Danang Wijaya-Sumiyarno (Damar) dan Pasangan Sulardi-Kushardjono.

“Tes kesehatan ini merupakan syarat wajib yang harus dilakukan para pasangan calon. Jika dalam tes ini mereka tidak mampu, maka mereka akan gugur secara otomatis. Jika hanya satu orang yang tidak mampu dari pasangan tertentu, maka akan dikembalikan ke partai politik (Parpol) yang bersangkutan. Keputusan mampu atau tidak mampu ini yang menentukan IDI sebagai lembaga yang berkompeten, bukan KPU,” tegas Ketua KPU Sragen Agus Riwanto saat dijumpai wartawan seusai memberi pengarahan di RSUD Sragen.

selengkapnya»

Pemborong beberkan kekacauan proyek Singopadu

Sragen (Espos)–Salah satu pemborong pembangunan perumahan rakyat bersubsidi di kawasan Singopadu, Indarto, membeberkan kekacauan proyek tersebut.

Dia mengaku menderita kerugian hampir Rp 400 juta, lantaran pengelola proyek di kalangan birokrat tidak profesional dalam mengelola pekerjaan. Indarto merasa kecewa karena hasil pertemuan dengan Pimpinan proyek (Pimpro), Sumarno, belum lama ini, menghasilkan keputusan yang merugikan dirinya.

Menurut Indarto, perhitungan nilai proyek yang sudah berjalan tidak pas. Hasil taksiran Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sebesar Rp 1,3 miliar. Sedangkan nilai 12 rumah tidak dihitung, serta perkembangan pembangunan dari 70% ke 100% juga tidak diperhitungkan.

“Kalau ditotal, saya mengalami kerugian Rp 400 juta. Itu belum termasuk pencarian dana yang tersendat-sendat dan sering ingkar dalam membayar dana,” jelas Indarto, dihadapan wartawan, di Sragen.

Indarto merasa kian dipersulit, lantaran belum rampung dengan beda nilai perhitungan, pihaknya kembali diminta membuat apparisal ke dua berikut menyusun rencana anggaran biaya (RAB). Dia menuntut Pimpro segera membayarkan kekurangan anggaran yang seharusnya telah diterimanya karena sebagai pemborong dia telah melaksanakan pekerjaan.

Di antara pekerjaan yang belum dinilai tersebut, yaitu 12 unit rumah yang nyaris jadi, pembangunan pondasi untuk sekitar 100 unit rumah dan nilai perkembangan pembangunan dari 70% menjadi 100%.

Lebih jauh, Indarto mengancam jika sampai akhir bulan perkara pembayaran dana tersebut belum dituntaskan, pihaknya tak segan membawa perkara ini ke ranah kepolisian. Dia menegaskan, selama ini, pihaknya cukup bersabar menerima perlakuan yang tidak profesional dari pengelola.

Contohnya, Indarto mengaku pernah menerima cek yang siap senilai Rp 837 juta, namun saat dicairkan ternyata cek tersebut kosong. Belum lagi, pengelola juga kerap ingkar. Indarto pernah dijanjikan menerima pembayaran Rp 250 juta, ternyata hanya menerima Rp 7,5 juta.

“Hal-hal seperti itu kami terima saja, kami menunggu, sampai sekitar 8 bulan pekerjaan mandek. Tapi saat ini, saya minta dana benar-benar dibayarkan. Kalau saya harus membuat appraisal ulang berarti untuk pembayaran saya kembali harus menunggu. Saya tidak mau itu,” tandasnya.

Sementara itu, Pimpro pembangunan perumahan rakyat Singopadu, Sumarna, mengungkapkan sejauh ini pihaknya telah menjalankan proyek sesuai dengan aturan, seperti tertera dalam surat perintah kerja (SPK). Dia juga menegaskan, belum akan mengambil sikap terkait tuntutan pemborong tersebut.

Menurutnya, jika memang pemborong merasa keberatan, pemborong bersangkutan bisa mengajukan surat keberatan. Kendati demikian, Sumarna mengaku telah menunjuk kuasa hukum untuk mengatasi perkara-perkara semacam itu.

“Kalau memang tidak terima, silakan buat surat. Kalau surat itu kemudian saya diamkan, tidak saya tanggapi, baru itu bisa dipersoalkan. Tapi ini juga surat belum masuk ke saya. Semua sudah ada aturannya dan bisa diselesaikan,” tegas dia.

Sumber : SOLOPOS.COM

selengkapnya»

Kusdinar mundur dari kursi DPRD

Sragen (Espos)–Setelah menerima rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan mundur dari kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sragen. Surat pengunduran diri Kusdinar disampaikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP ke Gedung Dewan, Sabtu (8/1).

Surat tersebut dibuat Kusdinar pada 2 Januari 2011 dan sudah disampaikan ke DPP PDIP. “Sehubungan dengan tugas partai yang lebih penting dan berat, yakni dicalonkan PDIP sebagai calon bupati (Cabup), maka kami menyatakan mundur dari kursi wakil rakyat,” tegas Kusdinar dalam pesan singkatnya kepada Espos, Minggu (9/1).

Sebagai tanggung jawab kepada partai, Yuni sapaan akrab Kusdinar harus dapat memaksimalkan kinerja dalam pemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Menurut dia, pemenangan Pilkada ini tidak bisa disambi dengan tugas sebagai legislator. Konsentrasi untuk pemenangan Pilkada menjadi fokus Yuni dan sebagai tanggung jawab terhadap masyarakat pendukungnya.

“Waktu, tenaga dan pikiran pasti tersita ke proses pemenangan. Sebagai wujud tanggung jawab kepada rakyat, daripada tidak bisa bekerja maksimal dan makan gaji buta, lebih baik saya mengundurkan diri. Dua alasan itulah yang mendorong saya untuk mundur secepatnya,” tandasnya.

Terpisah, Ketua DPRD Sragen Sugiyamto kepada Espos, akhir pekan lalu, mengaku sudah menerima surat pengunduran diri Kusdinar Untung Yuni Sukowati dari jabatan legislator. Surat pengunduran diri tersebut, kata dia, selanjutnya diproses ke Gubernur melalui Bupati Sragen Untung Wiyono.

“Prosesnya cukup panjang, karena pengajuannya dua kali. Setelah proses pengunduran diri Yuni (sapaan Kusdinar-red) ditandatangai Gubernur dan disampaikan ke DPRD Sragen, maka kami segera memroses calon legislator penggantinya. DPC PDIP bakal menunjuk Gatot Sugiyarto sebagai pengganti Yuni. Pergantian itu sesuai dengan prolehan suara terbanyak pada Pemilu legislatif 2009 lalu,” tegas Sugiyamto yang juga Sekretaris DPC PDIP Sragen.

Menurut dia, usulan pergantian legislator itu sebelumnya disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), baru diproses ke DPRD dan ke Gubernur melalui Bupati. Jadi pergantian legislator ini, terangnya, bukan pergantian antarwaktu (PAW), melainkan pengisian kekosongan legislator akibat legislator yang bersangkutan mundur dari jabatan.

selengkapnya»

KPU Sragen terima dana hibah Pilkada Rp 4,5 M

Sragen (Espos)–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen tetap melanjutkan proses tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) setelah menerima kucuran dana hibah Pilkada senilai Rp 4,5 miliar pada Kamis (6/1) siang.

Meski demikian besaran anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen tersebut tidak sesuai dengan pengajuan KPU. Sebelumnya KPU mengancam bakal menghentikan tahapan Pilkada hingga Kamis (6/1) sampai pukul 24.00 WIB, lantaran belum ada kejelasan tentang alokasi anggaran untuk Pilkada. Anggaran Pilkada tahun 2010 tersisa Rp 253 juta dan sudah dikembalikan ke kas daerah.

Ketua KPU Sragen Agus Riwanto kepada Espos, Jumat (7/1), menerangkan semula KPU mengajukan Rp 14 miliar lebih untuk kebutuhan Pilkada selama dua putaran. Oleh karena Lembaga Legislatif belum membahasa rancangan APBD (RAPBD) 2011, kata dia, maka pengajuan anggaran cukup untuk Pilkada putaran pertama, yakni sekitar Rp 9 miliar lebih.

“Dana tersebut kami butuhkan pada awal Januari 2011 ini untuk proses tahapan Pilkada, seperti honor petugas pemutakhiran data pemilih dan pengadaan logistik. Namun kami hanya menerima Rp 4,5 miliar pada pukul 10.00 WIB Kamis lalu. Meskipun dana tidak sesuai pengajuan, ya tahapan Pilkada tetap jalan terus. Kami tidak jadi menghentikan tahapan Pilkada,” tegas Agus.

Terpisah, Bupati Sragen, Untung Wiyono menyatakan kebijakan regulasi mendahului anggaran sembari menunggu penetapan APBD 2011 merupakan kebijakan yang harus ditempuh. Kebijakan regulasi dengan mengeluarkan peraturan bupati (Perbub), tambahnya, tidak hanya diperuntukan bagi kepentingan Pilkada, melainkan ada kepentingan lainnya, seperti gaji pegawai negeri sipil (PNS) dan sebagainya.

“Jadi kalau KPU pernah mengancam tidak melanjutkan Pilkada karena alasan dana, ya tidak mungkin. KPU sudah diberi dana hibah yang nantinya diambilkan dari APBD 2011,” tandas Bupati.

Source : SOLOPOS.COM

selengkapnya»

Lomba web blog tingkat SMA/SMK di Sragen

Sragen (Espos)–SMK Negeri (N) 1 Plupuh dan Indosat mengadakan lomba web blog untuk siswa SMA/SMK/MA negeri dan swasta se-Kabupaten Sragen. Lomba digelar mulai Sabtu (8/1) hingga Sabtu (15/1).

Kepala SMK N 1 Plupuh, Firdaus kepada Espos, Rabu (5/1) menjelaskan peserta lomba diminta menulis artikel berita dengan materi Mengenal dunia otomatif dan Mengenal dunia tata busana, melalui layanan blog, www.wordpress.com, pada kurun waktu sepekan tersebut. Pendaftaran dibuka pada saat digelar workshop di SMK N 1 Plupuh, Jumat (7/1), dengan melengkapi persyaratan berupa surat pengantar dari kepala sekolah dan ketua OSIS, mengisi formulir pendaftaran dan membayar biaya pendaftaran Rp 10.000.

“Peserta diharap mengirimkan alamat web blog-nya melalui email ke smknegeri.1plupuh@yahoo.com, paling lambat Selasa (18/1). Artikel yang tercantum di web tersebut akan dinilai dewan juri secara online,” jelas Firdaus.

Lebih jauh, dia menyebut penyelenggaraan lomba ditujukan untuk mensosialisasikan teknologi informasi dan komunikasi secara luas di kalangan siswa SMA/SMK/MA se-Sragen. Lima peserta dengan artikel terbaik akan mendapatkan piala dari kepala Dinas Pendidikan Sragen, PT Indosat dan kepala SMK N 1 Plupuh. Selain itu, para pemenang juga berhak membawa
pulang sertifikat dan souvenr dari Indosat.

selengkapnya»

ADA siap tantang Yuda

Sragen (Espos)–Peta politik di Bumi Sukowati pada dua bulan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) kian jelas. Senin (3/1) ini, sekitar pukul 08.00 WIB, pasangan Agus Fatchurrahman-Daryanto (ADA) bakal mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen.

Pasangan yang didukung Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut kembali solid setelah sempat dikabarkan pecah. Pasangan tersebut besar kemungkinan akan bersaing keras dengan pasangan lain yang telah mengantongi dukungan dari tiga partai besar di Sragen, yakni Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Darmawan Minto Basuki (Yu-Da).

Ketua tim pemenangan ADA, Bambang Widjo Purwanto, saat ditemui wartawan di Sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD) II Partai Golkar Sragen, Minggu (2/1), mengatakan saat ini rekomendasi dari DPP Golkar sudah pasti dikantongi pasangan ADA. Untuk itu, dia menyebut, meski rekomendasi DPP bukan syarat mutlak untuk mendaftar sebagai bakal calon bupati/wakil bupati, Senin ini, ADA dipastikan akan mendaftarkan diri. “Soal rekomendasi, bahwa keputusan DPP dan DPD I Golkar secara legal formal dikembalikan kepada DPD II Sragen. Jadi ada atau tidak rekomendasi itu, ADA besok akan mendaftar ke KPU,” tegas Bambang.

Bambang yakin pasangan ADA yang diusung bersama Golkar dan PAN, siap bersaing dengan pasangan Yu-Da yang didukung tiga partai politik. Menurut Bambang, ADA adalah pilihan terbaik bagi warga Sragen yang memandang perlu perubahan. Optimisme ADA kian mantap lantaran mantan tangan kanan Bupati Sragen, Untung Wiyono, Drajat Suseno kini berbalik melawan. Drajat menegaskan, dukungan pada ADA diberikannya lantaran dia menilai Sragen butuh perubahan. Kenyataan bahwa DPP PDIP memberi rekomendasi kepada Yu-Da menurutnya tidak sejalan dengan semangat perubahan yang dia harapkan.

“DPP seperti tidak melihat suasana kebatinan masyarakat Sragen yang butuh perubahan. Suara birokrasi juga demikian. Kenyataan bahwa APBD defisit, tunjangan PNS banyak tak cair, ini adalah masalah. Saya sayangkan, DPP PDIP hanya melihat popularitas saja. Karena itu, saya pilih mendukung ADA,” kata dia.

Di sisi lain, Sekretaris DPD II PAN Sragen, Mahmudi Tohpati yang semula meragukan kelangsungan koalisi Golkar-PAN mengusung ADA, kini merevisi pendapatnya. Di hadapan wartawan, Mahmudi menerangkan awalnya dia memang khawatir atas kepastian ADA mengingat rekomendasi dari DPP Golkar belum turun. Namun, setelah mendapat kepastian soal rekomendasi dan terungkap bawah rekomendasi DPP bukan syarat multak untuk mendaftarkan pasangan calon bupati/wakil bupati, Mahmudi kembali yakin untuk meneruskan koalisi.

Berbeda dengan PAN, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) hingga kini masih belum bersikap. Ketua DPC PPRN Sragen, Yuni Astoro mengaku masih ada kendala internal yang belum selesai. Hal itu, jelasnya terkait kebimbangan memberi dukungan, karena ada satu pasangan baru calon bupati/wakil bupati yang juga mengincar PPRN. Saat ini pasangan kejutan itu tengah menggalang dukungan dari PPRN, PPP, Gerindra dan 14 partai kecil lain. Sayangnya, Yuni enggan membocorkan secara gamblang pasangan kejutan tersebut.

selengkapnya»

Libur sekolah, pengunjung Sangiran membeludak


Sragen (Espos)–Datangnya masa libur sekolah, membuat pengunjung Museum Sangiran membeludak. Menurut catatan pengelola, jumlah pengunjung Sangiran melonjak sampai 150% dibanding jumlah pengunjung di hari biasa, yang hanya mencapai sekitar 150 orang pengunjung.

Lonjakan pengunjung terasa sejak awal pekan ini dan diproyeksi bakal terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, mengingat libur sekolah masih berjalan hingga pekan depan. Staf Pengelola Objek Wisata Museum Sangiran, Ika Karolina, saat ditemui Espos, di Sangiran, Rabu (22/12), mengatakan lonjakan jumlah pengunjung mulai terasa sejak awal pekan ini.

Jumlah pengunjung dari hari ke hari, menurutnya, terus bertambah. “Baru sejak awal pekan ini ramainya. Sementara saya hitung sudah ada peningkatan separuh dibanding di hari biasa. Kami juga makin sibuk, untung ada tambahan dua pegawai yang mulai tugas di sini sejak Mei 2010, jadi total ada 11 pegawai,” terang Ika.

Pengunjung museum, lanjut dia, didominasi kalangan pelajar, baik siswa SD maupun SMP. Para pengunjung tersebut biasanya datang dalam rombongan. Mereka sengaja memanfaatkan waktu libur untuk mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan mengenai sejarah manusia purba dan binatang purba di masa jutaan tahun silam. Pengunjung, sebutnya, berasal dari berbagai wilayah di seputar Soloraya.

Sementara itu, salah satu pengunjung Museum Sangiran berasal dari SMP Negeri (N) 1 Wedi, Klaten. Guru pendamping siswa, Darmaji menungkapkan pihak sekolah mengajak 74 siswa kelas VII, VIII dan IX untuk mengunjungi Sangiran dalam rangka memanfaatkan hari libur sekolah. Selepas kembali dari kunjungan, siswa diminta membuat tugas karya ilmiah untuk dipresentasikan saat masuk sekolah dua pekan mendatang.

“Kami dari SMP N 1 Wedi, ada 74 siswa. Mereka kami tugasi membuat karya ilmiah remaja, untuk nanti dipresentasikan. Kunjungan ke museum juga tugas tersebut untuk mengisi liburan, agar selama libur sekolah ini anak-anak tidak vakum,” jelas Darmaji, mendampingi ketua rombongan, Wagiyanti.

selengkapnya»

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Silat.

Tim pencak silat Indonesia tampil sebagai juara umum setelah mengumpulkan total sepuluh medali emas, lima perak, dan enam perunggu pada kejuaraan dunia pencak silat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Jumat.

Medali emas Indonesia pada pertandingan hari terakhir disumbang melalui Dian Saputra di kelas A,Sapto Purnomo (kelas D), dan Pranoto di kelas J putra. Sedangkan di putri Rosmayani mengukir medali emas di kelas C. Enam medali emas lainnya diraih melalui nomor seni atau kerapihan teknik tunggal, ganda dan regu (TGR)
Pada hari terakhir yang disaksikan langsung Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto dan 3.000 penonton, pertandingan berjalan lancar dan enak ditonton karena para atlet nasional di final bersaing ketat melawan atlet-atlet Vietnam.

Semua itu ditunjukkan Dian Kristanto di kelas A menghadapi atlet asal Vietnam Diep Ngoc Vu Minh. Meski dia mengalami cedera di lutut kanan, namun tampil maksimal untuk meraih kemenangan disetiap rondenya, dan hasilnya unggul dengan nilai 5-0.

Bahkan Dian Saputra merupakan penentu tim silat nasional untuk meraih juara umum di kejuaraan dunia ke-14. Hal itu yang membuat beban baginya ketika tampil di ronde awal, namun setelah menemukan bentuk permainannya Dian tampil agresif.

Dengan semangat untuk menyuguhkan medali emas dan sebagai penentu juara umum bagi tim Indonesia, Dian sempat tidak merasakan cedera kaki kanannya kambuh. Dian sempat jatuh ke lantai setelah dinyatakan tampil sebagai juara.

“Saya baru sadar dan merasa sakit ketika pertandingan usai. Ketika tangan saya diangkat oleh wasit dinyatakan menang angka, saya tidak dapat menahan berat badan dan jatuh. Namun saya puas tampil sebagai juara dan penentu tim Indonesia sebagai juara umum,“ujar Dian.

Ia mengakui saat tampil dalam pertandingan tidak pernah merasakan sakit. Semua itu pernah dilakukan pula di Asian Beach Games (ABG) I di Bali yang akhirnya juga ditandu keluar arena pertandingan.

Daftar perolehan medali kejuaraan dunia:

Emas Perak Perunggu

1.Indonesia 10 5 6

2.Vietnam 8 8 3

3.Malaysia 4 6 6

4.Brunei 1 0 3

5.Singapura 0 2 10

6.Belanda 0 2 2

7.Thailand 0 0 4

8.Uzbekistan 0 0 2

9.Inggris 0 0 1

10.Spanyol 0 0 1

11.Azerbaizan 0 0 1.

sumber: antaranews

selengkapnya»

Warga AS diancam 10 tahun penjara

Sragen (Espos)–Warga asal Amerika Serikat (AS) Dannis Bradley Davis diancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang perdana pekan lalu.

Terdakwa Dannis bakal menunjuk penasehat hokum terkait dengan dakwaan atas kasus dugaan pelanggaran UU No 5/1992 tentang Benda Cagar Budaya (BCB).

Penegasan itu disampaikan JPU kasus fosil, Sujiyarto saat dijumpai wartawan, Senin (20/12), di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen. Menueut dia, Dannis bakal menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sragen pada Kamis (23/12) besok.

“Saya belum tahu jika penasehat hokum Dannis mengundurkan diri dalam penanganan kasus ini. Dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dari penyidik, Dannis didampingi penasehat hokum asal Bali Jacob Antolis. Saat sidang perdana, penasehat hokum Dannis juga tidak hadir tanpa keterangan sama sekali. Kami juga belum menerima surat pengunduran diri yang bersangkutan. Yang jelas ditunggu saja pada sidang berikutnya,” ujarnya.

selengkapnya»

BLOG FRIENDS

Pengikut

Powered by  MyPagerank.Net
Add to Google Ping your blog, website, or RSS feed for Free
SRAGEN ONLINE | BLOG KREASI ANAK SRAGEN. Diberdayakan oleh Blogger.