Ketua DPC PDIP Sragen: Ada 8 pasangan Cabub-Cawabub

Sragen (Espos)–Ketua DPC PDIP Sragen Bambang Samekto mengatakan ada delapan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang akan maju dalam Pilkada mendatang.

Hal itu dikatakan Bambang saat memberi kata sambutan pada Rakercabsus PDIP Sragen, Minggu (28/11), di GOR Sragen.

“Sekalipun demikian, dari kedelapan pasang ini dipastikan hanya akan sepasang nama yang memperoleh rekomendasi dari DPP. Itu hak prerogatif partai untuk menentukan pasangan calon dan saya harap semuanya siap menerima keputusan DPP tersebut. Dengan demikian tidak sampai terjadi perpecahan di dalam partai,” ujar Bambang.
Sementara Bupati Untung Wiyono mengatakan Rakercabsus ini hrs dilewati sebagai bagian persiapan Pilkada, menentukan calon bupati cawabup.

“Karena itu kita semua harus menjaga kondusivitas, berazas musyawarah mufakat. Tunjukkan kita bisa santun dan sehingga kita bisa memilih pasangan calon yang bisa memenangkan Pilkada,”lanjut Untung.

Lebih lanjut dia mengatakan, PDIP tidak pernah kalah di Sragen. Sebetulnya pada 2006 PDIP mentargetkan 25 kursi dan karena peraturan berubah, maka Sragen hanya meraih 17 kursi.

“Kita hrs hati-hati dan tetap menjaga kekompakan partai, jangan hanya di mulut tapi juga harus di hati,” paparnua.

Sementara dalam sambutannya Jokowi selaku salah seorang pimpinan PDIP Jateng meminta semua kader berhati-hati, “Di Sragen ada yang “ngomporin” agar PDIP tidak kompak, tidak rukun,” katanya.

Source : http://www.solopos.com/2010/sragen/ketua-dpc-pdip-sragen-ada-8-pasangan-cabub-cawabub-76907

selengkapnya»

Sekjen PDIP bukaRakercabsus Sragen

Sragen–Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Tjahjo Kumolo membuka resmi Rakercabsus PDIP Sragen, di GOR Sragen, Minggu (28/11).

Hadir dalam acara pembukaan tersebut Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Joko Widodo yang juga Walikota Solo, Bupati Sragen Untung Wiyono, Wakil Bupati Karanganyar Paryono, fungsionaris DPP asal Dapil Sragen, Mangara Siahaan, Ketua DPC PDIP Sragen Bambang Samekto dan sekitar 700 kader PDIP Sragen.

Dalam sambutannya, Tjahjo menegaskan sikap partainya, yang meliputi beberapa hal pokok, yaitu, pertama PDI Perjuangan berkomitmen tidak akan jadi bagian dari kekuasaan yang keputusan politik pembangunannya tidak berorientasi kepada rakyat.

Pemenang Pemilu, kata dia biarlah berkuasa dan PDIP menempatkan posisi politiknya sebagai kekuatan pengontrol dan penyeimbang dalam fungsi2 konstitusionalnya.

PDI Perjuangan berhak mengajukan alternatif solusi kepada setiap kebijakan pemerintah yang salah/menyimpang dari konstitusi & jauh dari janji kampanye dan tidak sesuai dengan harapan rakyat sebagai kebijakan alternatif.

PDIP, lanjut Tjahjo tidak mau terjebak pada pilihan pragmatis semata, namun demikian posisi politik strategis PDIP tetap pro konstitusi.

Sikap selanjutnya, kata Tjahjo, PDIP akan tetap konsisten memperjuangkan harkat martabat bangsa Indonesia, terutama dalam setiap pengambilan keputusan politiknya, sebagaimana yang dicita-citakan Bung Karno, ketimbang sekadar bagi-bagi politik kekuasaan.

“Dengan kata lain dialektika dengan rakyat adalah tugas sejarah yang harus dilakukan oleh kader di semua tingkatan,” tambahnya.

Komitmen ketiga, kata Tjahjo, untuk mewujudkan soliditas pemerintahan dengan mencermati gelagat perkembangan setiap dinamika dan keputusan politik pembangunan selama setahun terakhir.

Pada kesempatan tersebut, Tjahjo juga mengemukakan bahwa partainya sudah menganalisa hasil evaluasi dari tim UP4KR yg diketuai Prof Dr Kuntoro Mangkusubroto. Dia juga menegaskan bahwa PDIP mempunyai catatan-catatan tentang kinerja sejumlah kementerian dan juga para menteri-menterinya.

Dalam kaitan tersebut PDIP berpendapat bahwa demi memenuhi harapan rakyat, maka diharapkan presiden segera melakukan reshuffle kabinet. Saat ini banyak kebijakan pemerintah yang tidak sesuai dengan janji kampanye Pilpres dulu, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dengan demikian reshuffle kabinet diharapkan dapat meningkatkan kinerja kabinet, sehingga Presiden dapat memenuhi janji-janji kampanyenya.

“PDI Perjuangan tidak berkepentingan dengan perombakan kabinet, itu hak presiden. Namun sebagai partai politik yang didukung rakyat Indonesia maka keputusan politik pembangunan harus berorientasi kepada kepentingan rakyat.

Terkait dengan penyelenggaraan Rakercabsus PDIP Sragen, Tjahjo mengharapkan momentum ini bisa dijadikan ajang untuk menjaga soliditas partai dalam rangka menghadapi Pilkada yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.

Source : http://www.solopos.com/2010/sragen/sekjen-pdip-bukarakercabsus-sragen-76892

selengkapnya»

Calon PDIP Mungkin dari Luar

SRAGEN—Kandidat bupati dan wakil bupati dari PDIP dimungkinkan bisa diambil dari figur lain di luar nama yang lolos verifikasi. Kendati demikian, DPC memastikan seluruh kandidat yang lolos verifikasi di DPC telah dikirim ke DPD PDIP dan kemungkinan besar semua nama tersebut juga bakal dikirim ke DPP PDIP.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDIP Sragen, Bambang Samekto seusai memimpin rapat konsolidasi di DPC PDIP Sragen Jumat (19/11). Menurutnya, saat ini ketujuh kandidat yang lolos verifikasi sudah dikirim ke DPD. Hanya saja, pihaknya belum bisa memastikan kapan pengajuan nama dari DPD ke DPP.”Semua nama akan dikirim ke DPP tapi juga tidak menutup kemungkinan nanti DPP bisa menunjuk nama di luar tujuh nama itu. Tapi sekali lagi soal rekomendasi itu wewenang DPP,” papar Bambang Samekto.
Di sisi lain, Bambang mengungkapkan hasil konsolidasi terakhir Kamis (18/11) lalu, DPC sepakat mengagendakan Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) tanggal 28 November mendatang. Sesuai mekanisme, Rakercabsus nantinya akan dipimpin langsung oleh delegasi dari DPP. ”Hari ini (kemarin-red) surat permohonan untuk memimpin Rakercabsus sudah kami kirim ke DPP. Tinggal menunggu kesediaan DPP dan siapa delegasi yang ditunjuk memimpin Rakercabsus nanti..” ujar politisi yang akbar disapa Totok ini.

Ditambahkan, Rakercabsus tersebut nantinya hanya akan mengumumkan nama-nama kandidat yang telah lolos verifikasi DPC. elanjutnya, nama-nama tersebut baru dikirim ke DPP untuk bersaing mendapat rekomendasi. ”Nanti semua calon yang lolos verifikasi juga kami undang,”pungkasnya. (yok)

Sumber : http://www.harianjoglosemar.com/berita/calon-pdip-mungkin-dari-luar-29569.html

selengkapnya»

PASUKAN BAMBANG SAMEKTO PEDULI MERAPI


November 2010 DPC PDI Perjuangan Sragen dan PASUKAN BAMBANG SAMEKTO (PAS BANGET) mengirimkan bantuan bagi korban bencana Merapi. Setelah berkoordinasi dengan Pos Siaga SAR Wilayah Boyolali diputuskan untuk mengirimkan bantuan ke Pos Siaga Jrakah. “Pos pengungsian ini menampung pengungsi dari Dukuh Sepi dan Kajor, Desa Jrakah. Bakalan, Sumber, Klakah Ngisor, Desa Klakah.”kata Subekan (33 Tahun) koordinator dapur umum Pos Tanggap Drurat LBKUB di Jrakah. Sesuai dengan permintaan Subekan dalam koordinasi sebelumnya, PASUKAN BAMBANG SAMEKTO mengirimkan bantuan berupa susu formula, makanan bayi, perlengkapan mandi, obat-obatan, dan makanan siap saji..Sementara itu, pengungsi yang bernaung di Jrakah tersebar dirumah-rumah penduduk, sehingga butuh kejelian dalam penanganannya. Rata-rata yang tinggal di siang hari hanya lansia dan anak-anak, sebab pengungsi dewasa pada siang hari kembali kedesa masing-masing guna melakukan aktifitas sehari-hari dan mengungsi pada malam harinya. Untuk mempermudah koordinasi penanganan pengungsi, di desa Jrakah dibagi menjadi 12 TPS.

Dari dapur umum LBKUB rata-rata setiap malamnya menggelontorkan antara 1500 hingga 2000 ransum makanan bagi pengungsi,.

selengkapnya»

Totok Kandidat Terkuat Balon Bupati PDIP Sragen


SRAGEN—Ketua DPC PDIP Sragen Bambang Samekto dinominasikan sebagai kandidat terkuat bakal calon bupati (Bacabup) dari PDIP dalam Pemilukada Sragen 2011. Posisinya sebagai pimpinan tertinggi PDIP di Bumi Sukowati menjadi alasan utama para kader untuk mendukungnya sebagai calon bupati.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Suparmin mengatakan, saat ini usulan pencalonan Totok sudah mengerucut di tingkat internal DPC. Alasannya, sebagai pemimpin partai Totok memiliki kapasitas dan layak untuk dicalonkan atau mencalonkan diri sebagai Cabup.“Bagaimanapun Mas Totok adalah pemimpin partai jadi patut dihargai. Dan saat ini di kalangan internal DPC semua dukungan mengerucut ke Mas Totok ( Bambang -red),”papar Suparmin di sela-sela Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di Kantor DPC PDIP, Jumat (23/7) sore.
Kendati keputusan akhir berada di tangan DPP, namun DPC tetap optimis usulan pengajuan Totok bisa mendapat restu dari DPP. Dirinya juga optimistis wacana mengusung Totok punya kans besar untuk bersaing dengan kekuatan lain.
Guna memuluskan target memenangkan Pemilukada, PDIP juga siap untuk membangun koalisi dengan partai lain yang sevisi. Hanya saja, sebagai partai terbesar dan memiliki kursi terbanyak, PDIP tetap akan mengambil posisi sebagai pengusung Cabup.
“Koalisi boleh saja tapi yang jelas PDIP harus tetap AD-1 (Bupati-red). Karena kami adalah partai terbesar,” timpal Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bimo Putranto yang didaulat membuka Rakercab.
Sementara, Bambang Samekto sendiri mengaku belum bisa berkomentar soal wacana pencalonannya sebagai Bacabup. Hanya saja ia mengaku siap seandainya hal itu memang sudah menjadi kehendak partai. “Sebagai kader partai saya tentu harus siap kalau memang diajukan atau bahkan direkomendasikan DPP,” ujarnya singkat. (yok)

Sumber : http://harianjoglosemar.com/berita/totok-kandidat-terkuat-balon-bupati-pdip-sragen-20803.html

selengkapnya»

BLOG FRIENDS

Pengikut

Powered by  MyPagerank.Net
Add to Google Ping your blog, website, or RSS feed for Free
SRAGEN ONLINE | BLOG KREASI ANAK SRAGEN. Diberdayakan oleh Blogger.