C. MAKNA STRUKTUR FRASA
Telah kita ketahui, bahwa frasa terjadi dari kata – kata. Setiap kata mempunyai makna leksikal. Akibat pertumuan kata – kata yang mempunyai makna leksikal, muncul pula makna struktural ( makna gramatika ). Makna struktural suatu frasa dapat diketahui dengan jelas bila kita ketahui pemakaiannya dalam kesatuan yang lebih besar atau kalimat. Perhatikan contoh – contoh dibawah ini :
1. Lukian / Ayah
a. Makna leksikal Lukisan dan Ayah Telah kita Ketahui dalam kamus.
b. makna Struktural frasa itu baru jelas dalam pemakaian ,Misalnya :
- lukisan Ayah Itu hasil Karya Abdullah. (=lukisan Milik Ayah )
2. orang tua
a. Makna leksikal orang Dan tua telah kita ketahui Dalam Kamus.
b. makna Struktural frasa itu baru jelas dalam pemakaian , misalnya :
- orang tua yang duduk di tikar itu berusia 90 tahu. ( = orang yang telah menjadi Tua ).
makna Struktural frasa berkonstruksi endosentrik yang atributif biasanya dapat kita ketahui sebagai penerang apa atribut ( keterangan ) - nya terhadap pusat (inti)-nya.
Contoh - Contohnya :
1. Saputanga / Merah Jambu ( = Saputangan Berwarna Merah Jambu).
2. Saputangan / Adikku ( = Saputangan milik Adki Ku).
3. Saputangan / Sutera ( = Saputangan dari bahan Sutera).
4. DLL
selengkapnya»
PENGGOLONGAN FRASA.
Seperti halnya kata – kata digolongkan dalam kelas – kelas 9 Jenis Kata ), maka frasa juga dapat digolongkan menjadi beberapa kelas sebagai berikut .
1. Frasa benda ( kelas Benda )
Frasa yang mempunyai fungsi sama dengan kata benda :
Anak rajin Seorang anak
Si lemah Harta Kekayaan
2. Frasa bilangan ( Kelas bilangan )
Frasa yang terdiri atas kata bilangan, diikuti oleh kata petunjuk satuan.
Dua orang Lima buah
Dua ekor Tiga utas
3. Frasa kerja ( Kelas Kerja )
Frasa yang unsur pusat (inti)-nya berupa kata kerja
Sedang makan Pergi juga
Datang lagi Mungkin berbelanja
4. Frasa keterangan ( Kelas keterangan )
Frasa yang unsur pusat (inti)-nya berupa keterangan.
Kemarin siang bebarapa hari
Tadi Pagi bekerja keras sekali
5. Frasa sifat ( kelas sifat )
Frasa yang unsur pusatnya berupa kata sifat.
Terlalu mahal Sangat Pandai
Bodoh sekali tinggi benar
6. Frasa penanda
Frasa yang diawali oleh kata penanda (perposisi, konjungsi dan sebagainya )
Di luar karena kemauan
Dalam rumah Supaya pandai
selengkapnya»
A. STRUKTUR FRASA.
Struktur frasa itu kemungkinannya sebagai berikut.
1. Terdiri atas urutan kata dan kata, misalnya :
Orang / tua karena / cita – cita
Di / rumah saputangan / fantasi
2. Terdiri atas urutan kata dan frasa, misalnya :
Membuat / rumah bagus
Menjual / sawah dan ladang
Persatuan / pemuda pelajar indonesia
Melihat / gadis cantik jelita menari diatas pentas
3. Terdiri atas urutan frasa dan kata, misalnya :
Negara Indonesia / merdeka
Buku pelajaran kimia / kawanku
Rencana perbaikan jalan raya Solo Jogja / dilaksanakan
4. Terdiri atas urutan frasa dan frasa, misalnya :
Petani muda / sangat rajin
Seorang petani cantik molek / di kampung saya
Perhatian anak – anak muda masa kini / terhadap perkembangan kebudayaan nasional
selengkapnya»