Australia sumbang 30.000 masker lewat Sragen

Sragen (Espos)–Masyarakat Australia yang tergabung dalam Marsh Foundation menyumbangkan 30.000 masker melalui pemerintah kabupaten (Pemkab) Sragen.

Rencananya, bantuan akan dikirim secara bertahap kepada masyarakat di lereng Merapi dan sekitarnya. Bupati Sragen, Untung Wiyono, saat jumpa pers di Kantor Dinas Kesehatan Kota (DKK) Sragen, Sabtu (13/11), mengatakan selama ini Pemkab telah bekerja sama dengan lembaga Australia yang didirikan David Marsh dan Clair Marsh di bidang kesehatan.
Adanya bencana Merapi, menggungah lembaga itu untuk memberikan bantuan masker senilai lebih dari Rp 30 juta. Pengiriman bantuan ke Sragen didukung maskpai penerbangan Garuda Indonesia. “Bagi saya, ini adalah bukti kepedulian seluruh masyarakat dunia. Tidak hanya sesama orang Indonesia saja,” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala DKK Sragen, Joko Irnugroho memastikan dalam waktu dekat masker bantuan Marsh Foundation akan disalurkan ke korban bencana Merapi. Menurut Joko, bantuan masker saat ini masih sangat dibutuhkan di lokasi bencana. Pasalnya, selain sulit diperoleh, harga masker juga sempat naik hingga dua kali lipat. Masker yang diterima dari Marsh Foundation adalah masker berkualitas tinggi yang anti air. “Ini termasuk yang masih sangat dibutuhkan, mengingat udara di sekitar lokasi belum pulih dari abu vulkanik,” ujar dia.

Sumber : solpos.com

0 komentar:

Posting Komentar

BLOG FRIENDS

Pengikut

SRAGEN ONLINE | BLOG KREASI ANAK SRAGEN. Diberdayakan oleh Blogger.